Lagi dan lagi.
Setiap kali melintas di depan Lawang Sewu,membuat saya rindu dengan gedung tua SMA N 5 Bandung.
Setiap lewat samping Lawang Sewu, pasti inget koridor dan ruang kelas yang ada di lantai bawah gedung tua,
Dan hari ini, pagi tadi, ketika saya berkunjung ke Museum Mandala Bhakti Semarang, perasaan itu muncul lagi.
Ketika pertama kali masuk ke dalam, suasana gedung tua khas Belanda membuat saya rindu dengan SMA saya yang dulu.
Mulai dari tangga-nya yang mirip dengan tangga di gedung tua sampai jenis ubin yang dipakaipun, semua sama. semua setipe. Hanya ukuran ruangan saja yang terlalu kecil dibandingkan dengan ruangan kelas saya dulu yang bisa menampung 50 orang siswa. Dan satu lagi yang beda! warna cat dinding dan juga pintu&jendalanya. Cat dinding museum itu berwarna putih sedangkan cat dinding SMA saya dulu berwarna kuning pucat, lalu pintu&jendela museum itu bercat biru dan ada sebagian dari pintu&jendela tersebut yang sudah berlubang, sedangkan di SMA saya, pintu&jendela dicat hijau tua dengan kondisi yang masih terawat dengan baik.
Ah!
Lagi dan lagi.
Gedung tua khas Belanda itu selalu mengingatkan saya dengan masa SMA.
Lagi dan lagi.





